TEH CAP BOTOL SOSRO

Teman-teman pembaca ini merupakan postingan terakhir saya untuk kelas Creativity and Innovation tetapi bukan berarti ini menjadi postingan terakhir saya di blog ini.

Pada postingan saya untuk UAS mata kuliah Creativity and Innovation kali ini, saya ingin membahas tentang ” Produk Indonesia Go International” dan saya memilih Teh Botol Sosro sebagai produk yang akan saya bahas pada kesempatan kali ini.

Pada umumnya, teh tumbuh di daerah tropis dengan ketinggian antara 200-2000 meter diatas permukaan laut. Suhu cuaca antara 14-25 derajat celsius. Ketinggian tanaman dapat mencapai hingga 9 meter untuk Teh Cina dan Teh Jawa, ada yang berkisar antara 12-20 meter tingginya untuk tanaman Teh jenis Assamica. Hingga saat ini, di seluruh dunia terdapat sekitar terdapat 1500 jenis teh yang berasal dari 25 negara. Untuk mempermudah pemetikan daun-daun teh, maka pohon teh selalu dijaga pertumbuhannya, dengan cara selalu dipangkas sehingga ketinggannya tidak lebih dari 1 meter. Dengan ketinggian ini, maka sangatlah mudah untuk memetik pucuk-pucuk daun muda yang baik.

Tanaman teh pertama kali masuk ke Indonesia tahun 1684, berupa biji teh dari Jepang yang dibawa oleh seorang berkebangsaan Jerman bernama Andreas Cleyer. Tanaman tersebut ditanam sebagai tanaman hias di Jakarta. Pada tahun 1694, seorang pendeta bernama F. Valentijn melaporkan melihat perdu teh muda berasal dari Cina tumbuh di Taman Istana Gubernur Jenderal Champuys di Jakarta. Pada tahun 1826 tanaman teh berhasil ditanam melengkapi Kebun Raya Bogor, dan pada tahun 1827 di Kebun Percobaan Cisurupan, Garut, Jawa Barat.

Berhasilnya penanaman percobaan skala besar di Wanayasa (Purwakarta) dan di Raung (Banyuwangi) membuka jalan bagi Jacobus Isidorus Loudewijk Levian Jacobson, seorang ahli teh, menaruh landasan bagi usaha perkebunan teh di Jawa. Pada tahun 1828 masa pemerintahan Gubernur Van Den Bosh, Teh menjadi salah satu tanaman yang harus ditanam rakyat melalui politik Tanam Paksa ( Culture Stelsel ).

Indonesia, China, Srilangka, India, Kenya, Malawi, Tanzania dan Zimbabwe adalah negara-negara di Asia Selatan dan Afrika Timur yang menghasilkan lebih dari 85% produksi dan ekspor teh dunia. Indonesia, Marocco, Egypt, Syria, Pakistan, Iraq, Iran, Afganistan, Dubai, USA, Canada, Poland, Germany, Russia, UK, China, Jepang, Taiwan, India, Srilangka, dan Bangladesh adalah negara-negara yang sebagian penduduknya adalah peminum teh.

Apa sih Teh Botol Sosro?

Teh Botol sosro merupakan produk minuman teh yang di kemas di dalam botol dan sudah melekat di jiwa seluruh masyarakat Indonesia bahwa teh botol merupakan pelopor minuman teh yang dikemas di dalam botol di Indonesia. Seperti yang telah saya tulis di blog sebelumnya bahwa teh botol sosro merupakan produk dari PT SINAR SOSRO.

Tahun 1940, Keluarga Sosrodjojo memulai usahanya di sebuah kota kecil bernama Slawi di Jawa Tengah. Pada saat memulai bisnisnya, produk yang dijual adalah teh kering dengan merek Teh Cap Botol dimana daerah penyebarannya masih di seputar wilayah Jawa Tengah.

Tahun 1953, Keluarga Sosrodjojo mulai memperluas bisnisnya dengan merambah ke ibukota Jakarta untuk memperkenalkan produk Teh Cap Botol yang sudah sangat terkenal di daerah Jawa Tengah.

Perjalanan memperkenalkan produk Teh Cap Botol ini dimulai dengan melakukan strategi product sampling ke beberapa pasar di kota Jakarta.

Awalnya, datang ke pasar-pasar untuk memperkenalkan Teh Cap Botol dengan cara memasak dan menyeduh teh langsung di tempat. Setelah seduhan tersebut siap, teh tersebut dibagikan kepada orang-orang yang ada di pasar. Tetapi cara ini kurang berhasil karena teh yang telah diseduh terlalu panas dan proses penyajiannya terlampau lama sehingga pengunjung di pasar yang ingin mencicipinya tidak sabar menunggu.

Cara kedua, teh tidak lagi diseduh langsung di pasar, tetapi dimasukkan kedalam panci-panci besar untuk selanjutnya dibawa ke pasar dengan menggunakan mobil bak terbuka. Lagi-lagi cara ini kurang berhasil karena teh yang dibawa, sebagian besar tumpah dalam perjalanan dari kantor ke pasar. Hal ini disebabkan pada saat tersebut jalanan di kota Jakarta masih berlubang dan belum sebagus sekarang.

Akhirnya muncul ide untuk membawa teh yang telah diseduh di kantor, dikemas kedalam botol yang sudah dibersihkan. Ternyata cara ini cukup menarik minat pengunjung karena selain praktis juga bisa langsung dikonsumsi tanpa perlu menunggu tehnya dimasak seperti cara sebelumnya.

Pada tahun 1969 muncul gagasan untuk menjual ready to drink tea dalam kemasan botol, dan pada tahun 1974 didirikan PT SINAR SOSRO yang merupakan pabrik teh siap minum dalam kemasan botol pertama di Indonesia dan di dunia.

Kenapa Harus Teh Botol?

Gini yaa. teh botol itu kayaknya sih udah jadi minuman khas Indonesia yang dibanggakan oleh seluruh Masyarakat Indonesia yang tinggal di Indonesia maupun di luar negri. Dengan harganya yang sangat terjangkau maka teh botol bisa dinikmati oleh semua kalangan dan lapisan masyarakat.

Kita saksikan dulu aja deh kenapa teh botol bisa menembus semua kalangan:

Masih kurang? saya kasih satu video lagi deh.

Dari video tersebut kita bisa melihat kenapa teh botol bisa masuk ke semua kalangan dan lapisan masyarakat. Dengan rasanya yang khas dan sudah sangat melekat di lidah masyarakat Indonesia.

Innovasi dan Bisnis Model untuk Go Interasional!!

Apapun makanannya…. Minumnya Teh Botol Sosro. Itu merupakan Tag Line dari produk Minuman teh kemasan botol ini. Berbagai variasi produk dari teh botol dapat di nikmat oleh masyarakat. Apa contoh produknya? kita saksikan lagi salah satu Ad produk dari Teh Botol

Yaa.. Teh Botol Less Sugar merupakan produk dari teh botol untuk target market yang berbeda dengan Teh Botol itu sendiri. Teh Botol Less Sugar memiliki target market yang di tujukan untuk kalangan yang sedang melakukan diet dan market yang tidak terlalu menyukai rasa manis.

Value Proposition

Dengan rasanya yang khas dan teh botol sebagai minuman teh kemasan botol yang telah menjadi top of mind dari masyarakat, tidak heran jika saya mensugestikan produk ini dapat menguasai seluruh pasar yang ada di dunia. Produk yang unik dan baru untuk negara-negara peminum teh di luar Indonesia. Memasuki pasar yang baru dengan target market, culture dan semua aspek yang berbeda dari Indonesia merupakan sebuah tantangan bagi Teh Botol untuk menjadi produk Teh nomor wahid se-jagad raya.

Costumer Segment

Teh Botol Sosro mempunyai market segment yang sangat luas, Mereka ingin menarik semua lapisan masyarakat dan semua kalangan masyarakat untuk menjadi costumer dari teh botol. Mulai dari kalangan bawah seperti yang saya tunjukkan di video sebelumnya, Teh Botol Sosro juga sangat diminati sampai ke kalanganeksekutif di Indonesia.

Kita lihat disini bahwa seorang persiden Indonesia merupakan pecinta dari minuman tersebut, dari sini kita bisa melihat bahwa teh botol sosro bisa menjadi salahsatu pndapatan bagi negara karena dapat masuk ke semua segmen pasar.

Distribution Channel

Teh Botol Sosro sudah melakukan distribusi kesemua pelosok Indonesia, dari Sabang sampai Merauke produk tersebut dipasarkan, walaupun nantinya promosi dan kegiatan penjualan produk Teh Botol Sosro akan berbeda dengan cara dari produk tersebut di pasarkan di Indonesia, saya tetap yakin bahwa Teh Botol Sosro bisa menembus pasar Dunia. Dengan cara memasuki pasar swalayan dan pedagang di toko-toko kecil disana, teh botol bisa memulai untuk menembus pasar dunia.

Core Capability

Dengan rasanya yang khas dan mudah meleka di lidah costumernya, teh botol sebuah teh siap saji (instant) yang mempunyai kemasan yang berbeda maka Teh Botol Sosro dapat mencapai Value Proposition dari produkya sendiri.

Supply Chain

Factory > Event Management > Advertising Management > Business Branch > Manager Logistics

Teh Botol Sosro sebagai brand minuman teh berkemasan botol pertama di Indonesia dan dunia yang akan menembus pasar Internasional ini harus menyiapkan beberapa hal sebelum masuk ke sebuah negara. Mereka harus menyiapkan pabrik di negara tersebut, lalu mereka harus melakukan market screening untuk mengetahui kondisi pasar dan prilaku konsumen di negara tersebut. Teh Botol Sosro juga harus menyaipkan kantor perwakilan di negara tersebut sebagai pusat informasi dan distribusi dari produk tersebut.

Conclusion

Cintailah produk dalam negri, kita sangat sering mendengar kalimat tersebut dan sebagai seorang yang memiliki nasionalisme yang sangat tinggi sudah sewajibnya kita membeli dan melestarikan serta mendukung produk-produk buatan anak dari negri kita tercinta ini. Teh Botol Sosro menjadi salah satu contoh produk di negara kepulauan terbesar di dunia ini yang sangat di cintai dan diminati oleh seluruh lapisan dan kalangan masyarakat di Indonesia. Dengan melakukan ekspansi pasar yang tadinya hanya mengincar pasar lokal dan sekarang mengincar pasar internasional sudah semestinya kita mendukung Teh Botol Sosro untuk menjadi Produk Indonesia yang ber-KELAS DUNIA dan berhasil seperti yang terjadi di Indonesia. aminnn. MAJU TERUS PRODUK INDONESIA!!!

Sebagai penutup saya akan memperlihatkan sebuah iklan lagi dari Teh Botol Sosro.

Salam Kreatif.

About dienlesmana

i'm a n undergraduated student from the School of Business and Management Institute Technology of Bandung.

Posted on May 15, 2011, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: